Pooratheart’s Blog

April 7, 2009

Kamar Hantu – haunted bedroom – true story

Filed under: Uncategorized — pooratheart @ 6:34 am

Waktu saya skripsi sekitar tahun 2000. Saya memutuskan untuk tinggal di rumah orang tua yang sudah lama tidak ditempati. Dari Tahun 1996, Rumah itu disewakan dan dijadikan Gudang penyimpanan material oleh penyewanya. Kemudian setelah masa sewa habis, orang tua saya merenovasi sedikit supaya bisa dijadikan tempat tinggal kembali. Dan tahun 2000 kami menempatinya meskipun orang tua jarang ada dirumah karena dinas di luar kota.

Sebagai anak paling tua, saya bisa memilih kamar depan yang paling besar , meja belajar saya menghadap jendela luar, dan disamping meja, ada jendela kaca kecil yang sengaja dibuat agar cahaya dari barat bisa masuk ke dalam kamar. Disebelah barat rumah, ada got yang mengalir hingga ke utara dan berada tepat dibawah jendela kecil itu, sehingga suara aliran air bisa terdengar ke dalam kamar.

Hampir setiap malam saya terjaga hingga larut dan baru tidur antara pukul dua dan tiga pagi. Malam2 pertama saya lalui dengan penuh ketenangan sesuai yang saya inginkan. Tapi malam2 selanjutnya banyak kejutan2 yang saya temui.

Satu malam, saya mendengar 2 orang berjalan di got, saya melirik jam dinding dan ternyata sudah jam 1.00. Saya heran knapa masih ada orang yang masuk got tengah malam ? saya jadi curiga, apakah pencuri ? kmudian saya teriak hey! Hey!. Tapi teriakan saya tidak didengar dan mereka malah bicara dengan bahasa yang sulit saya mengerti. Seperti menggumam.

Tak lama suara itu hilang, dan saya akhirnya terfokus kembali pada pekerjaan saya, tak lama kemudian, suara itu muncul kembali, kali ini ada suara perempuan. Dari percakapan mereka saya bisa perkirakan sekitar 3 orang berjalan di got sambil bercakap2 dan tetap saya tidak bisa mengerti pembicaraan mereka.

Sekitar pukul 1.30, suasana mulai terasa aneh, dingin yang menusuk hingga saya menggigil, dan sekilas sudut mata saya menangkap gerakan di ventilasi di atas pintu kamar. Ternyata sepasang telapak tangan berwarna hitam legam dengan jari2 yang panjang dan tipis, menggerayang masuk dari luar melalui lubang ventilasi. Saya terkejut dan tidak percaya atas apa yang saya lihat. Meskipun saya berusaha menggosok kedua mata saya, tapi tangan2 itu tidak hilang, dan tak sadar saya pun menjerit dan berusaha mengusir nya. Sambil lari melalui pintu yang sama keluar kamar menuju kamar adik saya.

Anehnya, adik saya tertidur pulas. Tak mau mengganggu tidurnya, saya pun kembali ke kamar sambil mengendap2 dan mengintip tangan itu apakah masih ada disana. Dan ternyata sudah pergi. Saya kembali ke kamar sambil menganalisa apa yang barusan saya lihat. Tapi karena tugas yang harus segera saya selesaikan, saya tidak terlalu memikirkannya.

Pukul 3.00 pagi, saya lelah dan meluruskan badan di tempat tidur, antara tidur dan tidak, saya tiba2 berada di sebuah ruangan yang penuh dengan suara anak kecil yang sedang bermain. Ruangan itu mirip dengan kamar saya, tapi, suasananya berbeda. Saya masih berada di tempat tidur, tapi tidak dapat bergerak. Selain anak kecil, ada seorang kakek tua memakai baju veteran perang mendekati tempat tidur saya dan memegang tangan saya. Seolah ingin menyampaikan sesuatu. Tapi saya tidak dapat mendengar ataupun mengerti apa ya ng dikatakannya. Saya berusaha bergerak, dan berdoa membaca ayat kursi dan Al-Ikhlas, kemudian perlahan saya bisa bergerak, dan suasana pun berubah. Kakek itu hilang, dan suara ramai anak 2 pun tak terdengar lagi.

Malam – malam selanjutnya, suara orang di got sering terdengar, dan kakek itu sering muncul dalam mimpi saya tapi saya tidak bisa memahami apa yang ia katakan. Dan tangan saya selalu dipegangnya. Hingga rumah itu dijual dan kami pindah kembali, kejadian itu tidak pernah terjadi lagi.

Percaya tidak percaya.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: